Pemkot Kediri Siapkan Gedung Parkir 5 Lantai Rp35 Miliar, Jadi Langkah Awal Revitalisasi Jalan Dhoho

Area depan lahan parkir di Eks Pasific Motor, Jl Stasiun. Tahun 2027 nanti, rencananya akan dibangun gedung parkir di sana.(by radar kediri)

KEDIRI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mulai mematangkan rencana besar penataan kawasan Jalan Dhoho sebagai wajah baru pusat kota. Salah satu proyek strategis yang akan direalisasikan lebih dulu adalah pembangunan gedung parkir lima lantai dengan nilai investasi sekitar Rp35 miliar.

Pembangunan fasilitas parkir tersebut ditargetkan dimulai pada 2027 dan menjadi bagian awal dari proyek revitalisasi kawasan Jalan Dhoho yang direncanakan berlangsung pada 2028.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartika Sari, menjelaskan bahwa gedung parkir menjadi salah satu infrastruktur prioritas untuk mendukung penataan kawasan perdagangan sekaligus pengembangan destinasi wisata perkotaan.

Menurutnya, keberadaan gedung parkir diharapkan mampu mengurai persoalan parkir di pusat kota sekaligus menciptakan kawasan Jalan Dhoho yang lebih tertata, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun wisatawan.

"Ini merupakan salah satu proyek infrastruktur utama yang akan kami siapkan pada 2027 sebagai tahapan awal revitalisasi Jalan Dhoho," ujarnya usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi C DPRD Kota Kediri.

Sosialisasi untuk Toko yang Terdampak

Pemkot juga mulai menyiapkan langkah sosialisasi kepada para pemilik maupun pengelola toko yang terdampak pembangunan akses menuju gedung parkir.

Beberapa bangunan yang merupakan aset milik pemerintah kota di kawasan Jalan Dhoho direncanakan akan dibongkar sebagai jalur masuk menuju gedung parkir.

Sebelumnya, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Kediri telah menyampaikan rencana tersebut kepada sejumlah penyewa aset daerah.

Dalam waktu dekat, sosialisasi lanjutan akan kembali digelar dengan menghadirkan para pengelola toko terdampak, konsultan penyusun Detail Engineering Design (DED), penyusun Feasibility Study (FS), hingga Dinas Perhubungan yang telah melakukan kajian lalu lintas di kawasan tersebut.

Melalui forum tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh gambaran utuh mengenai konsep pembangunan sehingga berbagai potensi persoalan dapat diantisipasi sejak dini.

Dorong Jalan Dhoho Jadi Ikon Wisata Kota

Endang menilai Jalan Dhoho memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata perkotaan.

Selain dikenal sebagai pusat perdagangan, kawasan tersebut juga dikelilingi berbagai bangunan bersejarah seperti Stasiun Kediri dan sejumlah objek diduga cagar budaya (ODCB). Tak jauh dari lokasi juga terdapat destinasi wisata religi Makam Mbah Wasil serta beragam pusat kuliner khas Kediri.

Karena itu, penataan kawasan dinilai penting agar Jalan Dhoho mampu menjadi ikon wisata baru yang selama ini belum dimiliki Kota Kediri.

"Kami ingin Jalan Dhoho menjadi kawasan yang lebih representatif sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus destinasi wisata," jelasnya.

DPRD Minta Warga Dilibatkan Sejak Awal

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Agung Purnomo meminta pemerintah daerah melakukan sosialisasi secara terbuka kepada seluruh pihak yang terdampak sebelum proyek dimulai.

Menurutnya, komunikasi sejak awal menjadi langkah penting agar tidak muncul penolakan maupun konflik di kemudian hari.

Komisi C juga berencana memfasilitasi dialog antara pemerintah dengan para pemilik usaha yang terdampak.

"Nanti kami akan memanggil pihak-pihak yang terdampak agar seluruh persoalan bisa dibahas bersama sehingga dampak negatifnya dapat diminimalkan," katanya.

Pedagang Diusulkan Tetap Mendapat Tempat

Selain sebagai lokasi parkir, gedung yang akan dibangun di kawasan bekas Pasific Motor, Jalan Stasiun, juga diusulkan memiliki ruang usaha bagi pedagang dan pelaku UMKM.

Akses utama menuju gedung nantinya direncanakan berasal dari Jalan Dhoho.

DPRD mengusulkan agar para pemilik toko maupun pelaku usaha kuliner yang terdampak relokasi tetap diberikan kesempatan berjualan di gedung baru tersebut.

Berdasarkan rencana awal, bangunan tersebut diproyeksikan menyediakan sekitar 10 kios serta kurang lebih 40 lapak kuliner untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan konsep tersebut, pembangunan gedung parkir diharapkan tidak hanya menjadi solusi kebutuhan parkir di pusat kota, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mendukung transformasi kawasan Jalan Dhoho sebagai wajah modern sekaligus destinasi wisata Kota Kediri.(red/lis)

0 Komentar